Kalender Indonesia
Hari Ini Tanggal 19 Juni 1924
Berikut rincian kalender 19 Juni 1924: jatuh pada hari Kamis, bertepatan dengan penanggalan Islam 17 Zulkaidah 1342 H, dan masuk dalam perputaran kalender siklus Jawa Weton Kamis Pahing (Jumlah Neptu 17).
Tanggal ini bukan merupakan hari libur nasional.
Fakta unik astronomi hari ini adalah keberadaan periode bernaung Zodiak Gemini dan siklus Shio Tikus (Kayu). Tanggal ini mengiringi pusaran musim Pranata Mangsa Saddha di pedesaan agraris Jawa tradisional.
Informasi Tanggal
Hari
Kamis
Hari ke
171 / 366
Minggu ke
25
Sisa hari
195
Kalender Hijriah
Tanggal Hijriah
17 Zulkaidah 1342 H
Bulan ke
0 · Zulkaidah
Berdasarkan siklus rembulan
Tanggal
17 / Siklus Bulan
Zodiak
Gemini
21 Mei - 20 Juni
Elemen
Udara
Sifat
Ganda (Mutable)
Planet
Merkurius
Shio
Tikus
Shio Tahun 1924
Elemen
Kayu
Kalender Jawa
Weton
Kamis Pahing
Tahun Jawa
1857
Windu Sancaya
Wuku (Siklus Mingguan)
Kuruwelut
Pancasuda
Satria Wibawa
Berkharisma, dihormati orang banyak
Pranata Mangsa (Musim Jawa)
Siklus Pranata Mangsa
Saddha
Fenomena Alam
Air surut, udara dingin bertiup pada pagi hari
Panduan Pertanian
Tanam palawija gelombang kedua
Wewaran (Siklus Hari)
| Siklus | Nama | Keterangan |
|---|---|---|
| Ekawara | - | Siklus 1 hari |
| Dwiwara | Pepet | Siklus 2 hari |
| Triwara | Pasah | Siklus 3 hari |
| Caturwara | Laba | Siklus 4 hari |
| Pancawara | Kliwon | Pasaran |
| Sadwara | Paniron | Paringkelan |
| Saptawara | Buda | Ganti Hari |
| Astawara | Brahma | Padewan |
| Sangawara | Nohan | Padangon |
| Dasawara | Pandita | Siklus 10 hari |
Pertanyaan Seputar 19 Juni 1924
Tanggal 19 Juni 1924 hari apa?
Menurut kalender masehi, tanggal 19 Juni 1924 jatuh pada hari Kamis. Sementara itu, dalam sistem penanggalan kalender Jawa, tanggal ini bertepatan dengan pasaran Kamis Pahing dan berada pada wuku Kuruwelut.
Apakah tanggal 19 Juni 1924 libur?
Tidak, menurut ketetapan kalender resmi, tanggal 19 Juni 1924 bukanlah hari libur nasional maupun jadwal cuti bersama.
Tanggal 19 Juni 1924 berapa Hijriah?
Dalam sistem penanggalan kalender Islam (Hijriah), tanggal Masehi 19 Juni 1924 dikonversi menjadi tanggal 17 Zulkaidah 1342 H.
Bulan Juni zodiak apa?
Seseorang yang lahir pada rentang tanggal 19 Juni ini akan berada pada naungan zodiak Gemini ♊ dengan karakter berelemen Udara.
Tahun 1924 shio apa?
Orang yang dilahirkan pada tahun kemunculan 1924 tergolong memiliki shio Tikus 🐭. Shio ini bekerja berdasarkan siklus perputaran 12 lambang hewan di astrologi Tionghoa.
Berapa jumlah hitungan neptu untuk weton Kamis Pahing?
Berdasarkan kalkulasi ilmu kuno kalender Primbon Jawa, jumlah neptu keseluruhan untuk weton Kamis Pahing adalah 17. Skor ini didapatkan dengan cara menjumlahkan nilai urip dari hari Kamis (8) dan nilai dari pasaran Pahing (9).